
karya: Siti Rohmah
Fajar belum menampakkan wajahnya, udara dingin menusuk hingga ke tulang, dalam heningnya pagi tiba-tiba aku terlamun dan mengingat akan masa-masa sekolahku dulu, dan aku begitu kangen ketika aku berjalan kaki dari sambung pangkalan angkot 10 bersama dengan teman-temanku. Sebelum sampai di sekolah, telingku mendengar motor tua. Aku pun menoleh dan ku lihat seorang bapak tua dengan senan tiasa dan setia mengantar anaknya ke sekolah. Setiap turun dari motor, kulihat anaknya selalu tersenyum kepada bapaknya dengan gigi bergingsul berantakan, kulit kehitam-hitaman membuat senyumnya semakin manis. Tiba-tiba ibu memanggilku untuk sarapan, akupun tersadar dari lamunanku. Lalu aku beranjak dari teras rumah.
Fajar pun sudah tak malu-malu menampakkan wajahnya, nampaknya hari ini cuaca akan terang. Saatnya bagiku untuk bersantai di taman kota. Udara terasa semakin hangat, setelah sampai, aku pun duduk di bangku taman. Suasanadi taman kota pada hari minggu, sangat lah ramai. Banyak orang tua menemani anak-anaknya bermain di taman, ada pula pengunjung yang pergi ke taman hanya untuk sekedar berfoto. Seketika, teringat saat aku masih duduk di bangku SMA.
Kenangan masa SMA sungguh manis, masih teringat jelas kala itu aku meginjak bangku kelas XI. Aku ingat betul, wajah-wajah kalian yang begitu polos, lucu dan menggemaskan, tingkah kalian sama sekali tak membosankan. 2 tahun kita bersama, suka, duka, bahkan amarah pernah kita lalui bersama. Tapi mengapa baru kali ini rindu begitu menggebu-gebu. Ah, andai saja aku bisa sekali lagi mencecap masa itu. Hati ini sudah benar-benar rindu.
Banyak teman-teman di kelas baru, mereka begitu menyenangkan, ada yang pendiam ada juga yang teman yang super duper cerewett namun asyik, namanya Dita. Mereka semua baik. Mereka selalu menghibur ku dengan segala kegilaan yg mereka buat di kelas. Aku bahagia bersama mereka & ada banyak cerita suka-duka yang kami rajut bersama.
Tiba sudah diakhir masa SMA, aku masih di kelas IPS3. Sifa selalu mengingatkanku untuk selalu belajar. Dia memang teman yang benar-benar perhatian, beruntungnya aku memiliki teman-teman yang selalu menghibur, aku memang seorang yang sedikit pendiam namun teman-teman begitu pengertian.
Ujian Nasional telah brakhir, aku mendapat nilai yang cukup memuaskan Alhmdulillah Tahun 2014 kami lulus 100% . Masa depan kami ada di depan mata dan saatnya kami melangkah.
Acara perpisahan di skolah begitu menyedihkan & ijazah telah aku dapat. Aku pun memutuskan untuk kuliah di Universitas Tidar di kota tercinta Magelang. Sedangkan Sifa memutuskan untuk bekerja. Aku dan Sifa berjanji untuk tidak akan melupakan masa sekolah.
Tak terasa hari sudah mualai siang aku harus pulang karena ayah dan ibu sudah menungguku untuk bepergian ke Surabaya.
Betapa rindunya diriku dengan suasana ribut di kelas, suara ribut di setiap sudut-sudut ruang kelas, rombongan orang-orang begosip, ada yang bgitu akrab ada juga yg bermusuhan & ada pula bicara dari belakang. Kini semua sudah berlalu kita sudah memiliki jalan sendiri-sendiri.Ya Allah smoga kita jumpa lagi kalian sudah menjadi orang SUKSESS. Aaaaamiiin.